Selasa, 11 Oktober 2011

Cerpen


Aku Ingin Kau Memahamiku ...

Huh! Laki-laki memang tak pernah bisa mengerti apa maunya perempuan! Tak terkecuali Abang, lelaki yang hampir empat tahun ini menjalin kasih denganku. Bayangkan saja, sudah hampir empat tahun lamanya kami bersama, dia tetap tidak mengerti isyarat-isyarat yang sengaja aku berikan padanya. Empat tahun bukanlah waktu yang sebentar. Itu kan berarti hampir 48 bulan alias 1.460 hari! Berarti, kalau dikalkulasikan, setidaknya kami sudah menghabiskan masa waktu 35.040 jam dikurangi waktu tidur kami yang delapan jam dan waktu-waktu di mana kami sedang repot dengan urusan masing-masing, berarti setidaknya sudah 20.000-an jam kami habiskan bersama-sama. Tapi, dari sederet angka tadi rasanya masih kurang cukup untuk membuat Abang memahamiku. Yang ada, malah Abang seringkali bilang, “Kamu kok susah banget dimengerti, sih, Dek?!” Huh! Basi!

Contohnya saja sore ini, di mana sudah seharian aku cemas menunggu kabar darinya. Sudah berpuluh kali aku meneleponnya tapi ponselnya tak kunjung aktif. Beberapa SMS juga sudah kulayangkan, dari mulai yang romantis sampai yang isinya hampir sadis, tapi tak satupun dibalas. Terang saja aku panik dan cemas, pasalnya Abang sudah berjanji padaku kalau hari ini ia akan menemaniku nonton, tapi sampai sekarang kok tidak ada kabar sama sekali?

Pikiranku sudah dipenuhi berbagai macam kemungkinan. Apa Abang masih tidur karena pusing akibat kehujanan waktu pulang dari rumahku kemarin? Atau, apa ponsel Abang kecopetan? Atau, jangan-jangan Abang lagi selingkuh sampai-sampai ponselnya sengaja dimatikan? Atau... ada yang tidak beres? Hii, ngeri sendiri rasanya aku membayangkan yang tidak-tidak. Makanya seharian aku hanya bisa duduk di sofa sambil menonton HBO seharian dan menelepon terus-terusan mencoba men-dial nomer ponsel Abang yang sudah kuhapal. Tiba-tiba saja, sekitar pukul 17.20, teleponku tersambung. Aku yang duduk malas dengan mata mengantuk, langsung bangkit terjaga dan menanti dengan deg-degan. Begitu suara Abang yang berat terdengar di ujung sana, aku langsung membombardirnya dengan sejuta pertanyaan.

“Bang, kamu di mana, sih? Adek tuh udah neleponin kamu seharian tapi enggak nyambung-nyambung. Adek kirim SMS kok enggak dibales-bales? Abang tau enggak, Adek cemas banget?! Adek sampe enggak bisa ngapa-ngapain seharian gara-gara nungguin Abang. Kan katanya Abang mau nemenin Adek nonton, gimana sih?!”

Aku terdiam, mengambil napas. Sesaat, tak terdengar respon dari ujung sana. Malahan, tiba-tiba saja aku mendengar suara Abang yang sedang asyik ngobrol dengan seorang laki-laki.

“...Itu velg-nya udah rapi, kan?”

“Oh, tenang aja, Mas.”

Aku bengong.

“Bang? Abang???”

“Iya, Dek?” suara Abang kembali terdengar.
“Abang lagi ngapain, sih?”

“Bentar, bentar, Dek, Abang lagi di bengkel, nih, ganti velg. Bentar ya....”

Dan Abang pun kembali ngobrol dengan tukang velg itu. Dan aku, pacarnya selama hampir empat tahun ini, dicuekin begitu aja!
“Glek! Berarti dari tadi aku ngomong panjang lebar sama sekali enggak didengerin sama Abang? Arrrgggghhhh!,” makiku dalam hati.
Setelah beberapa lama, suara Abang kembali terdengar. “Kenapa, Dek?”

Aku sungguh heran dengan sikap santai yang jelas-jelas tercermin di dalam suara Abang.
“Bang, dari tadi Adek telepon kok enggak nyambung-nyambung?,” serangku.

“Duh, maaf, Dek, tadi HP Abang ketinggalan. Ini juga baru aja disusulin sama Raffi,” katanya, masih dengan ketenangan tingkat tinggi yang membuatku semakin kesal.

“Jadi Abang di bengkel sama Raffi?,” tanyaku menyelidik sambil menyebutkan nama adik kandung Abang yang masih duduk di bangku SMA itu. “Terus, kenapa SMS Adek enggak dibalas?”

“Maaf, Dek, Abang lupa isi pulsa,” katanya.

“Apa????? Lupa isi pulsa? Enggak tau apa orang cemas setengah mati dari tadi?,” batinku.

“Kenapa enggak minjem HP Raffi untuk SMS? Atau, Abang kan bisa cari wartel atau telepon umum untuk ngabarin Adek?,” tanyaku

Abang tergelak, “Sorry, Dek, enggak kepikiran!”

Aku melengos kesal. “Abang lupa ya kalo hari ini Abang janji mau nemenin Adek nonton?,” rajukku.

“Maaf, Dek, Abang bukannya lupa. Tapi tiba-tiba mobil Abang ngadat, makanya Abang ke bengkel.”

“Lho, tadi katanya ganti velg, sekarang bilangnya mobilnya ngadat. Yang mana yang bener, sih?,” suaraku semakin meninggi.

“Ya tadi mesinnya ngadat. Terus, karena udah di bengkel, ya Abang sekalian ganti velg aja.”

Aku langsung cemberut.

“Nontonnya besok aja, ya, Dek, kan bisa sekalian nomat!,” bujuk Abang.

“Tapi besok kan Adek ada UTS, Bang. Mana bisa enak-enakan nomat.”

“Ya udah, begitu kamu pulang UTS, Abang jemput deh ke kampus. Terus, dari sana kita nonton, oke?”

Dan begitulah, acara kencan kami pun gagal cuma gara-gara Abang ke bengkel demi memperbaiki mobilnya yang ngadat dan sekalian mengganti velg-nya.

Kadang-kadang aku merasa aneh juga. Masa sih aku harus cemburu dengan kecintaan Abang pada mobilnya atau pada kesenangannya naik gunung, misalnya? Tapi, wajar kan kalau aku cemburu, aku ini kan pacarnya? Pacar yang hampir empat tahun ini menemani Abang, berbagi suka dan duka bersama. Pacar yang punya perasaan dan seharusnya lebih membutuhkan perhatian Abang ketimbang mobil dan hobi naik gunungnya.

Ya, laki-laki memang sulit mengerti apa maunya perempuan!
***.
Keesokan harinya, aku berangkat ke kampus dengan ceria. Malahan aku sengaja berdandan karena aku tahu, sepulang UTS aku akan nonton bersama Abang. Tapi ternyata, lagi-lagi aku kecewa. Mobil Abang tak terlihat di lapangan parkir kampusku! Aku pun segera menelepon Abang.

“Bang, di mana?”

“Di rumah,” jawabnya cuek.

Jleb!! Rasanya ada sebilah pisau yang menusuk dadaku saat itu juga. Sementara aku sudah berdandan habis dan menanti-nanti acara kencan dengannya, Abang malah kelupaan dengan janjinya menjemputku di kampus!

“Abang tuh udah mulai pikun atau udah enggak sayang lagi, sih, sama Adek?,” semprotku langsung begitu aku duduk di jok depan mobil Abang, satu jam kemudian. Terik siang dan rasa kesal telah membuat dandananku berantakan. Tapi aku sudah tak peduli. Niat untuk kencan dengan Abang sudah meluap pergi entah ke mana.

“Maaf, Dek. Abang tadi ketiduran. Kamu sih enggak bangunin Abang,” katanya ngeles.
“Bangunin gimana? Aku kan lagi UTS, Bang!! Mana bisa seenaknya nelepon Abang?”

Abang tertawa kecil, “Oh iya, ya? Maaf, deh. Kampus kita kan beda, makanya Abang enggak tau jadwal UTS kamu. Makanya, lain kali kamu SMS Abang, dong, untuk konfirmasi!”

Aku semakin sebal. “Jadi sekarang Adek yang salah?!”

Abang memandangku sambil menahan tawa. “Kamu kalau marah semakin cantik, deh!,” godanya.

“Iiih, udah tau orang ngambek, masih aja dibecandain!,” pikirku kesal. Aku hanya cemberut, tidak merespon.

“Ya udah, kita nonton di mana sekarang?,” tanya Abang.
“Enggak usah!,” bentakku, “Adek udah enggak mood nonton sama Abang!”

“Mana bisa?,” kata Abang, “Bisa-bisa Abang diputusin sama kamu karena enggak nepatin janji ngajakin kamu nomat hari ini.”

Aku tak menjawab. Malas. Aku hanya bisa memperhatikan jalanan sementara mobil Abang terus melaju menuju kawasan Pondok Indah.
***
“Udah nyampe, Dek,” kata Abang sambil mematikan mesin. Ia menarik bahuku hingga aku menghadap ke arahnya tepat sebelum aku sempat menghapus air mata yang tak bisa lagi aku bendung di pelupuk mataku. Sempat kulihat ekspresi kagetnya melihat air mataku. Namun aku tak peduli. Aku segera memalingkan wajah, berpura-pura tegar.

“Kamu nangis, Dek?” Abang kembali memutar tubuhku.

“Enggak!,” aku kembali berbalik.
Abang memutar tubuhku dengan lembut dan mematri bahuku dengan kedua lengan kekarnya, agar aku tak dapat menghindar lagi. “Coba Abang liat. Kok Adek Abang yang cantik nangis, sih? Dandanannya luntur, tuh!,” candanya.

Bukannya tertawa, aku malah menangis semakin menjadi. “Abang tuh beneran udah enggak sayang, ya, sama Adek?”

Abang nampak kaget, namun terus berusaha tenang, “Kok Adek ngomongnya gitu sih?”

“Abis Abang tuh enggak pernah ngertiin Adek. Adek tuh rasanya udah enggak pernah diperhatiin lagi sama Abang. Abang udah enggak nganggap Adek istimewa lagi. Enggak kayak dulu pas awal kita pacaran, Abang sekarang suka lupa sama janji Abang ke Adek. Abang lebih milih ke bengkel atau naik gunung daripada berduaan dengan Adek! Abang tuh lupa, ya, minggu lalu tuh kita enggak ketemuan karena Abang naik gunung sama temen-temen Abang?! Makanya kemarin Adek ngajakin Abang nonton, biar kita bisa ketemuan. Eh, Abang malah lebih milih ke bengkel daripada ketemu sama Adek! Adek sebel! Abang udah enggak sayang lagi sama Adek!,” cerocosku panjang lebar.
Abang memperhatikanku dengan ekspresi shock. Mungkin ia tak menyangka kalau masalahnya ternyata serumit itu. Tapi, biarlah, daripada aku memendam sendiri semua kekesalanku, lebih baik aku tumpahkan saja semuanya.

Beberapa saat lamanya, Abang tidak merespon. Ia mengusap air mata di pipiku dengan lembut dan tersenyum.

“Adek enggak boleh bilang kayak gitu. Abang tuh sayang banget sama Adek! Abang mau ikut temen-temen Abang naik gunung minggu lalu karena Abang mau ngasihin ini sama kamu,” katanya sambil mengambil sebuket bunga edelweiss di jok belakang mobil. Aku tersentak kaget.

“Adek lupa, ya, kalau Adek pernah nitip bunga edelweiss sama Abang kalau Abang naik gunung? Kan Adek sendiri yang bilang sama Abang, kalau bunga edelweiss ini melambangkan cinta yang abadi. Soal kemarin, Abang juga sebenernya sengaja menunda waktu ketemuan kita sampai hari ini biar Abang bisa ngasihin bunga edelweiss ini ke Adek tepat di hari jadi kita yang keempat tahun. Abang juga sengaja ngebetulin mobil karena Abang enggak mau waktu Abang jalan sama Adek, mobil ini ngadat di tengah jalan. Abang mau hari ini jadi hari yang istimewa, karena hari ini genap empat tahun sudah Adek jadi pacar Abang, jadi sahabat Abang yang paling baik, yang paling mengerti Abang.”

Aku tercenung. Jadi, hari ini...? Ya Tuhan, saking kesalnya akan tingkah laku Abang akhir-akhir ini, aku sampai lupa kalau hari ini adalah hari jadi kami yang keempat tahun! Hari ke-1.460 dalam hubungan kami yang begitu berharga ini. Perasaanku campur aduk, rasanya. Aku tak bisa berkata-kata. Yang bisa kulakukan hanyalah menangis.

“Yah, Dek, kok malah nangis lagi?,” tanya Abang panik. “Adek enggak suka, ya, sama bunga edelweiss-nya?”

Aku tertawa geli. Ternyata, setelah empat tahun kebersamaan kami, Abang masih belum bisa mengerti apa mauku. Ia masih kurang memahami isyarat-isyarat yang sengaja kuberikan padanya. Tapi, tak apalah. Selama Abang menyayangiku, aku toh akan tetap mencoba memahaminya dan membuat ia memahami diriku

Puisi

 Selembar Puisi Untukmu Ibu

Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu...

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu... kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu...
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu...
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis. 
Ku kan Selalu Menantimu

Aku sendiri di sini
Yang selalu Mengharap Hadir mu
Menanti Kasih sayang yang sempurna

Kian hari ku mengharap mu
Tuk mendampingi ku
Yang tak mampu menatap cinta lain
Yang tak sanggup berdiri s'perti dulu

Harus kemana lagi aku harus berjalan
Mencari dirimu yang penuh dengan cinta
Haruskah aku terus berjuang
Menelusuri ranjau yang penuh duri?

Aku tak mengharap lebih darimu
Hanya Cintamu yang kuingin
Hanya Kasih sayang mu yang harap

Andai takdir tak berpihak padaku
Berilah aku kesempatan tuk mencari nya
Mencari orang yang bersedia menggantikan mu
Walau berat rasa hati ini tuk menggantimu

Tips

Wangi Yang Sesuai dengan Karakter Kamu
Bangun kesiangan, dan tiba-tiba udah lima belas menit menjelang janjian? Oh nooo! Saatnya kamu terapin jurus dandan kilat. Ciaaat!
Tips pertama adalah mandi. Sesempit apapun waktu yang kamu punya, kalau kamu memperkirakan bahwa kamu masih sempat menyiramkan air ke seluruh tubuh, lebih baik kamu lakukan itu. Tapi jika waktunya benar-benar mendesak, pastikan kamu minimal mencuci dan mengeringkan muka. Jika kamu ingin menggunakan make-up, tidak usah terlalu berlebihan agar terlihat natural, tapi jangan lupa untuk mengoleskan pelembab sebelumnya.
Agar bibir kamu tampak segar dan nggak kelihatan baru bangun tidur, coba deh gunakan lip gloss. Nggak perlu repot memakai lipstik karena justru akan membuat kamu tampak dandan berlebihan. Cukup pilih lip gloss dengan warna natural. Jangan ragu untuk membawa lip gloss tersebut di tas kamu agar kamu bisa selalu siap.
Untuk rambut, alternatif pertama adalah shampoo. Namun jika - lagi-lagi - kamu tidak punya cukup waktu untuk menggunakan shampoo, cukup taburkan bedak talk pada akar rambut, lalu pijat untuk menyerap minyak.
Terakhir, jangan sekali-kali lupakan yang satu ini: wewangian. Kamu bisa terlihat sempurna, tapi kalau tubuh kamu tidak wangi, apalagi bau badan, maka seketika itu juga semua orang akan ilfil sama kamu. Untuk wewangian, alternatif terbaik adalah menyimpan banyak jenis wewangian sekaligus di lemari kamu. Jadi jika kamu hendak menghadiri acara apapun, entah itu prom night atau pesta pantai, kamu sudah siap menyesuaikan diri dengan wewangian yang tepat.
Terus, apakah ini berarti kamu harus menyiapkan semua jenis wewangian dari berbagai merk? Nggak perlu khawatir. Sekarang ada SHE Fruity baru yang mempunyai enam varian wangi yang lengkap dan cocok dengan semua keperluan kamu. Ada Zesty Orange yang fresh, Juicy Fruity nan eksotis, Strawberry Kiss yang super sweet, Melon Blossoms yang wanginya sejuk alami, Sparkle Apple untuk kamu yang ingin aktif, atau Breezy Berry dengan wangi yummy.
Jadi kalau kamu ingin penampilan kamu tetap "aman" walaupun sering bangun telat, jangan lupa untuk selalu menyiapkan semua obat cantik kilat di atas, mulai dari lip gloss sampai keenam varian wangi SHE Fruity baru. 



 Penampilan memang bukan segalanya. Kita juga wajib memperhatikan kesehatan mulut. Kan nggak lucu banget, wajah cantik dan outfit sudah mix and match, tapi tak satu pun orang ngerasa happy saat ngobrol sama kita. Apa masalahnya? Dragon breath atau bau mulut!
Siapapun orangnya, pasti pernah mengalami problem bau mulut atau halitosis. Hampir 90% penyebab bau mulut adalah bakteri penghasil sulfur yang tinggal di bagian belakang dalam mulut. Itu lantaran kita kita kurang menjaga kebersihan mulut, gigi berlubang, infeksi gusi, dan masih banyak lagi.
Penyebab lainnya seperti perubahan hormon, gangguan pencernaan, sinusitis, infeksi amandel, kanker, diabetes, bronchitis kronis, gangguan hati serta ginjal.
Agak nakutin, memang. Namun nggak ada kata terlambat untuk menjadi sehat. Ikuti tips sederhana ini supaya mulut kita lebih sehat dan napas segar:  
1.    Keep your mouth clean. Disarankan
menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Namun banyak juga yang menyikat gigi usai makan siang. Bersihkan juga lidah menggunakan alat khusus untuk mencegah penimbunan bakteri.
2.    Pemakai behel atau kawat gigi, harusnya lebih ekstra perhatian pada kesehatan dan kebersihan mulut. Jangan pernah bosen membersihkan makanan yang menempel pada kawat. Pastikan, kawat gigi juga terawat dengan baik karena ada kalanya bakteri menempel di kawat tersebut. 
3.    Jika ada sela atau jarak antar gigi yang kerap menimbulkan luka saat penyikatan hingga terjadinya infeksi pada gusi, sebaiknya gunakan sikat gigi interdental, yang bisa mencegah terjadinya luka.
4.    Jika memungkinkan atau di saat-saat tertentu, stay away from foods yang bisa memicu bau mulut seperti ikan, daging produk susu, makanan pedas, bawang merah, bawang putih, kopi dan makanan manis. Kalau yang ini sih, harusnya dihindari… makanan yang menimbulkan bau tak sedap seperti pete dan ikan asin. Perbanyak makan buah dan sayuran segar.
5.    Drinks lots of water karena air dalam jumlah yang cukup mampu menekan berlebihnya asam lambung. Lagian tahu sendiri kan, air putih sangat baik untuk kesehatan dan kesegaran tubuh secara keseluruhan.   
6.    Produksi air ludah bisa lancar jika kita sarapan dan makan secara teratur. Sekali-kali, kunyah deh permen karet tanpa gula untuk meningkatkan saliva.
7.    Memang, permen mint bisa membantu aroma mulut agar lebih baik. Tapi sifatnya hanya sementara. Beberapa penelitian membuktikan, permen dengan kandungan minyak cinnamon akan membantu menghilangkan bakteri mulut yang merugikan.
8.    Avoid being stressed. Yep, stress terbukti bisa memicu panas dalam tubuh yang bisa menyebabkan terjadi dragon breath. 






 
Untuk mengatasi rambut kusam dan ujungnya pecah :
  •       Kamu harus rajin creambath, paling tidak seminggu sekali.  Untuk menghitamkan rambut misalnya, pilihlan krim yang mengandung kemiri, sementara untuk memperkuat akar-akar rambut, pilihlah krim yang mengandung ginseng.
     
  • Lidah buaya merupakan salah satu rahasia untuk rambut berkilau, caranya setelah keramas usapkan daging lidah buaya ke klit kepala dan biarkan beberapa saat dan biarkan mengering, lidah buaya dipercaya dapan membuat rambut tebal dan berkilau.
     
  •       Hindari mengeringkan rambut dengan cara menggosokan rambut ke handuk, karena dapat menyebabkan rambut semakin kusut.
     
  •       Jika kamu sedaing buru buru dan harus menggunakan hair dryer usahakan dalam jarak aman hair dryer yaitu 3-4 cm dari rambut.
     
  •       Jangan menarik rambut terlalu keras saat menggunakan hair dryer karena dapat menyebabkan rambut mudah patah dan rontok
     
  •       Untuk mendapatkan efek lurus dan berkilau pada rambut kusam atau yang sudah pudar warnanya, pakai saja rol rambut, lalu catok rambut selama 10-15 menit. Setelah itu semprotkan hair shine (pengkilap rambut) secara merata.

Fashion



  








Senin, 10 Oktober 2011

Tentang Akuu

Namakuu Mentari Mulyani Ginting. tapii,, temen-temen kuu biasanya manggil akuu "ai" hahhahha :D. saat ini akuu kuliah di STMIK Budidarma di Medan.... udah semester 5 sih ... gak kerasa jugak ya !!! :D umurkuu 19 thn !! hmmm.... mungkin sedikit lebih muda untuk seseorang yang udah semester 5. kata mama sih waktu kecil akuu slalu nangis minta sekolah !! makanya akuu masuk SD dii umur 5 thn...

akuu sayang sama keluarga kuu .. sangat malah !! terutama mama, akuu pengen ngebahagian mama, mama tuu seorang yang sangat berarti buat kuu ... papa jugak ... papa itu inspirasi buat akuu. akuu gak mauu ngecewain orang tua kuu. akuu selalu berusaha buat jadi apa yang mereka ingin walaupun belum sepenuhnya. sebenernya akuu pengen bantu-bantu papa kerja. akuu pengen bisa punya uang sendiri, gak perlu minta lagi sama papa atau mama. tapi,, papa malah gak ngasi !! katanya tugas akuu cuman belajar ... mungkin papa takut kuliah akuu terganggu kalok akuu kerja.

hmmm.... di blog ini akuu pengen berbagi tentang visual basic buat temen-temen semua ... hahhaha sebenernya sich nhe tugas yang di kasi Dosen VB kuu .... :D. sebelumnya akuu pernah sich belajar visual basic, waktu SMK tepatnya ... maklum akuu kan ambil jurusan rekayasa perangkat lunak dulu ... tapi,, ya gitu deh. karena setelah ngelewatin pelajaran ituu, gak akuu pelajarin lagi jadi banyak yang lupa deh .. ^_^

akuu suka dengan program !! suka banget ... tapii,, pengetahuan akuu tentang program masih dikit lah ... masih perlu belajar lagi ... terutama tentang pemrograman vb ini. mohon bantuan nya juga yah ...
moga-moga blog yang akuu buat ini bisa bermanfaat buat temen-temen.

enjoy in my blog 
^_^

 

Visual Basic.Net

      Visual Basic .NET (atau VB.NET) merupakan salah satu bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi-aplikasi
.NET di platform Microsoft .NET. Tidak seperti generasi sebelumnya Visual Basic versi 6.0 ke bawah yang lebih difokuskan untuk pengembangan aplikasi desktop, Visual Basic .NET memungkinkan para pengembang membangun bermacam aplikasi, baik desktop maupun aplikasi web. Seiring dengan perkembangan aplikasi perangkat lunak yang semakin kompleks, saat ini Visual Basic .NET memasuki versi kelima (Visual Basic 2008).

Minggu, 09 Oktober 2011

Contoh Program Visual Basic

1. Pastikan PC anda telah terinstal Microsoft Visual basic 6.0
2. Lalu buka Start-Progam-Microsoft Visual Studio 6.0-Microsoft Visual Basic 6.o

3. Akan ada Tampilan utama,pilih standard EXE untuk memulai membuat aplikasi bru.klik open untuk memulainya.

4. Setelah klik open,akan tampak tampilan form1 untuk memulai aplikasi.jika ingin membuat tulisan,klik Label pada toolbox. caption untuk mengganti tulisan pada form.

5. jika kita akan membuat aplikasi kalkulator, maka membuat desainnya terlebih dahulu. tambahkan textbox,untuk memasukkan bilangan.

6. Susun semua desain utama untuk mempermudah memasukkan rumus atau kode pada tombol command button.

7. Tambahkan empat command button untuk tombol penambahan,pengurangan,pembagian,dan perkalian.

8. Tambahkan label bertuliskan “hasil” dan texbox untuk tempat pengisian hasil perhitungan.

9.Tambahkan command botton bertuliskan hapus,untuk menghapus bilangan yang telah diproses.

10. Pada command button berlambang (+),untuk tombol penambahan.

- klik dua kali

-masukkan rumus atau kode:

Text3.Text = Val(Text1) + Val(Text2)

11. Pada command button berlambang (-)untuk tombol pengurangan.

- klik dua kali

-masukkan rumus atau kode:

Text3.Text = Val(Text1) – Val(Text2)

12.Pada command button berlambang (*),untuk tombol perkalian.

- klik dua kali

-masukkan rumus atau kode:

Text3.Text = Val(Text1) * Val(Text2)

13.Pada command button berlambang (/),untuk tombol pembagian.

- klik dua kali

-masukkan rumus atau kode:

Text3.Text = Val(Text1) / Val(Text2)

14. Pada command button bertuliskan “hapus”(tombol untuk menghapus bilangan yang ada pada textbox)

-klik dua kali pada command button tersebut,

-masukkan rumus atau kode:

text1.text = clear

text2.text = clear

text3.text = clear

jika dilihat pada daftar kode akan tampil seperti pada gambar berikut:

15. jika seluruh kode telah dimasukkan,untuk menjalankan aplikasinya adalah dengan cara:

-klik tombol Start pada toolbar,atau langsung tekan F5.

-maka aplikasi akan berjalan seperti contoh berikut:

16.berikan bilangan pertama dan kedua,untuk memulai perhitungan. klik tombol penambahan untuk memprosesnya.

17. berikan bilangan pertama dan kedua,untuk memulai perhitungan.klik tombol pengurangan untuk memprosesnya.


18. berikan bilangan pertama dan kedua,untuk memulai perhitungan. klik tombol perkalian untuk memprosesnya.

19. Berikan bilangan pertama dan kedua,untuk memulai perhitungan. klik tombol pembagian untuk memprosesnya.

Selamat mencoba,aplikasi ini adalah Sebagian kecil dari aplikasi pemrograman Visual Basic.